Storytelling dalam bahasa Inggris sebenarnya bisa dibuat sederhana. Kuncinya adalah menyusun cerita secara berurutan: awal → kejadian → masalah → penyelesaian → akhir.
🧩 Pola sederhana storytelling
1. Opening — Pembukaan
- I want to tell you a story about... — Saya ingin menceritakan sebuah cerita tentang...
- Let me tell you about something that happened to me. — Izinkan saya menceritakan sesuatu yang terjadi pada saya.
- Last week, something interesting happened to me. — Minggu lalu, sesuatu yang menarik terjadi pada saya.
2. Setting — Kapan dan di mana Gunakan Past Simple untuk menceritakan kejadian masa lalu.
- Last Sunday, I went to the beach. — Minggu lalu, saya pergi ke pantai.
- I went there with my friends. — Saya pergi ke sana bersama teman-teman saya.
- We arrived at around 8 a.m. — Kami tiba sekitar jam 8 pagi.
3. Events — Urutan kejadian
Gunakan kata penghubung:
- First, ... — Pertama, ...
- Then, ... — Kemudian, ...
- After that, ... — Setelah itu, ...
- Suddenly, ... — Tiba-tiba, ...
- Finally, ... — Akhirnya, ...
Contoh:
First, we walked along the beach. Then, we took some pictures. After that, we had lunch together. Suddenly, it started raining.
4. Problem — Masalah/kejadian menarik
- Unfortunately, we had a problem. — Sayangnya, kami mengalami masalah.
- Suddenly, I realized that I had lost my phone. — Tiba-tiba, saya menyadari bahwa saya kehilangan HP saya.
- I didn't know what to do. — Saya tidak tahu harus berbuat apa.
5. Ending — Penutup
- Finally, we found my phone. — Akhirnya, kami menemukan HP saya.
- In the end, everything was fine. — Pada akhirnya, semuanya baik-baik saja.
- It was a great experience. — Itu adalah pengalaman yang luar biasa.
- I will never forget that day. — Saya tidak akan pernah melupakan hari itu.
📖 Contoh storytelling sederhana
⭐ Rumus mudah untuk latihan
When + Where + Who → What happened → Then → Suddenly → Finally → Feeling
Misalnya:
Yesterday, I was at home with my friend. We were watching TV. Then, we decided to go outside. Suddenly, it started raining. Finally, we went back home. We were tired but happy.
Kalau baru belajar, jangan memikirkan grammar yang terlalu rumit. Buat kalimat pendek dulu. Setelah lancar, baru tambahkan detail dan variasi tense.
