Langsung ke konten utama

Understanding and the nature of Trauma

Trauma comes from Greek which means wound (Cerney, in pikett, 1998). The word trauma is used to describe the event or situation experienced by the victim. Traumatic events or experiences will be experienced differently from one individual to another, so that everyone will have a different reaction when dealing with traumatic events. [1] Traumatic experience is an event that is experienced or witnessed by an individual, who threatens safety of himself (Lobergan, 1999). Therefore, it is a natural thing when a person experiences shock both physically and emotionally as a stress reaction to the traumatic event. Sometimes this aftershock effect only takes a few hours, liver or even weeks. Individual responses are generally in fear, helplessness, or horror. Symptoms that appear depend on how severe the event is. Likewise the way individuals deal with the crisis will depend also on their history and past experience. [2]



Mental injury or sometimes also called trauma can occur in all human beings, including ourselves. When it reaches adulthood, the ability to deal with mental wounds will be more complete and complete, so that mental injuries that occur can heal quickly or even heal completely. Whether we realize it or not our souls that are formed into adulthood today are filled with injuries that occur when we are young or teenagers. The period is very vulnerable because a young child has not been equipped with the perfect ability to treat mental injuries experienced.



Trauma is a mental event or abnormal behavior as a result of mental stress or physical injury. In addition trauma can also be interpreted as a wound caused by external factors, souls arising from traumatic events. Traumatic events can occur, persist in the long term, or repeatedly experienced by sufferers. Psychological trauma also results from physical trauma or without any physical trauma. The causes of psychological trauma include sexual harassment, violence, threats or disasters. However, not all of these causes have the same effect on each person. There are people who can overcome this problem and there are also those who cannot control their emotions and memories of events experienced.

Reference :


[1] Ahmad Juntika Nurihsan, Strategi layanan Bimbingan dan Konseling , Bandung : PT Refika Aditama, 2009, hlm.34
[2] Ketut sukardi, pengantar pelaksanaan Program bimbingan dan konseling disekolah, Jakarta : PT Rineka Cipta, 2000, hlm.224

Komentar

Baca lainnya

NOUN ( PENGERTIAN DAN MACAMNYA)

Noun, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai kata benda, adalah salah satu komponen penting dalam struktur bahasa. Noun adalah kata yang digunakan untuk menamai suatu objek seperti orang, benda, tempat, serta konsep atau ide. Dalam konteks bahasa Inggris, noun merupakan satu dari delapan part of speech. Pengertian Noun Noun adalah kata yang digunakan untuk menamai suatu objek seperti orang, benda, tempat, serta konsep atau ide. Misalnya, 'door' atau 'pintu' dan 'cat' atau 'kucing' adalah contoh dari noun. Noun juga bisa berbentuk tunggal (singular) atau jamak (plural). Fungsi Noun Noun memiliki fungsi yang beragam dalam kalimat. Beberapa fungsi utama dari noun antara lain: 1. Sebagai subjek dalam suatu kalimat. Contoh: "Joni has read the book for 3 hours." Dalam kalimat ini, 'Joni' dan 'book' adalah noun. 2. Sebagai objek dalam suatu kalimat. Contoh: "The Lion ate a goat." Dalam kalimat ini, 'Lion' dan ...

Kata-kata Bahasa Inggris populer sehari-hari wajib dihafal Bagi Pemula dan pelajarin lagi

Kata-kata  Bahasa Inggris populer sehari-hari wajib dihafal Bagi Pemula dan pelajarin lagi ☺🥰🌸🌻 1. So = Jadi 2. Then = Kalau Begitu 3. Shit = Sialan 4. Nevermind = Tidak Mengapa 5. Oh, I See = Oh, Begitu 6. By The Way = Ngomong² 7. For What/What For = Untuk Apa 8. Don't be Like That = Jangan Begitu 9. Don't be Like This = Jangan Begini 10. Anything Else = Ada Lagi/Yang Lain ? 11. Who Else = Siapa Lagi ? 12. How About/What About = Bagaimana Tentang 13. Up to You/It's Up to You = Terserah Kamu 14. All Right = Baiklah 15. That's Right = Itu Benar 16. That's Right What You Say = Betul Apa Yang Kamu Katakan ! 17. Terrible = Waduh Gawat 18. Not Bad = Lumayan 19. Hurry Up/Quickly/Be Quick = Cepat/Buruan/Ayo Cepat² 20. Of Course/Certainly/Sure = Tentu Saja 21. Of Course Not = Tentu Saja Tidak 22. What Happened = Apa Yang Terjadi ? 23. What Happened to Your Parent = Apa Yang Terjadi terhadap Orangtuamu ? 24. Unfortunately = Malangnya/Kasian ! 25. Fortunately No = Untungla...

Penggunaan has, have dan Had dalam bahasa Inggris

Penggunaan has, have dan Had dalam bahasa Inggris Kata has , have , dan had adalah bentuk dari kata kerja "to have," yang berarti "memiliki" atau digunakan dalam bentuk tata bahasa tertentu. Berikut perbedaannya: 1. Have Digunakan untuk subjek: I, You, We, They Tenses: Present (sekarang) Contoh: I have a motorcycle. (Saya memiliki sepeda motor.) They have many ideas. (Mereka memiliki banyak ide.) 2. Has Digunakan untuk subjek: He, She, It Tenses: Present (sekarang) Contoh: She has a beautiful house. (Dia memiliki rumah yang indah.) The company has many employees. (Perusahaan memiliki banyak karyawan.) 3. Had Digunakan untuk semua subjek: I, You, We, They, He, She, It Tenses: Past (lampau) Contoh: We had a great trip last year. (Kami memiliki perjalanan yang menyenangkan tahun lalu.) She had a cat when she was young. (Dia memiliki kucing saat dia masih kecil.) Penggunaan dalam Kalimat Lain Selain digunakan untuk menunju...

SIMPLE PRESENT TENSE

Berikut adalah artikel tentang pengertian simple present tense dan beberapa contohnya: Pengertian Simple Present Tense Simple present tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada saat ini. Tense yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris ini juga digunakan pada conditional sentence type 1. Rumus Simple Present Tense Simple present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) berupa kata kerja biasa yang menunjukkan aksi atau keadaan, atau berupa verb “to be” (is, am, are). Verb-1 merupakan bare infinitive dengan tambahan -s atau -es (kecuali verb to be) khusus untuk subject berupa singular noun (seperti: Tita, book) atau third person singular pronoun (seperti: she, he, it); atau tanpa tambahan apapun untuk subject berupa plural noun (seperti: boys, men, books) atau plural pronoun (seperti: we, they), pronoun I/you, atau compound subject dengan kata hubung “and” (seperti: you and I, Tina and Ratih). Ketika menggunakan be, i...

Cerita ku invest dana darurat di reksadana

Cerita ku invest dana darurat di reksadana Pertama kali investasi saya sempat ragu-ragu mau investasi dimana? Saya belajar crypto, binary option, forex dan saham semuanya high risk. Sedangkan jika uang di taruh di bank kemungkinan cepat diambil dan habis.  Akhirnya saya memutuskan investasi yang lebih aman di reksadana, reksadana ini ada 4 macam ada reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, ada reksadana campuran dan ada reksadana saham.  Untuk reksadana yang saya pilih low risk yaitu reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap. Cukup lumayan, pertama kali saya beli reksadana 50ribu, 100 ribu kemudian beberapa bulan saya juga sempat ambil. Ternyata pengambilannya mudah dan gampang, akan di cairkan ke rekening kita dalam 2-3 hari. Karena resiko investasi rendah uang pun bertambah sedikit demi sedikit serta mudah diambil, saya akhirnya memutuskan untuk menabung untuk dana darurat saya di reksadana.  Beberapa bulan saya top up 1jt , kalau ada uang saya isi sa...